3 Jenis Anestesi: Penjelasan Cara Kerja, Kelebihan, dan Kekurangannya Cetak
Selasa, 25 November 2025 11:20

Pernah merasa khawatir atau penasaran tentang jenis bius yang akan digunakan saat operasi? Memahami perbedaan antara anestesi umum, regional, dan lokal dapat membantu Anda merasa lebih tenang dan siap sebelum menjalani tindakan medis. Yuk, kenali cara kerja serta kelebihan dan kekurangannya!

Apa Itu Anestesi?

Anestesi adalah prosedur medis yang bertujuan untuk menghilangkan rasa sakit, membuat tubuh lebih rileks, dan memastikan pasien tetap nyaman serta aman selama tindakan medis atau operasi. Dengan anestesi, pasien tidak merasakan nyeri dan proses tindakan dapat berjalan dengan optimal.


1. Anestesi Umum

Cara Kerja

Obat anestesi diberikan melalui infus (intravena) atau inhalasi (gas yang dihirup). Obat ini bekerja pada otak dan sistem saraf pusat, membuat pasien tidur total dan tidak merasakan sensasi apa pun di seluruh tubuh.


Kelebihan

  • Cocok untuk operasi besar, tindakan kompleks, atau durasi operasi yang lama.
  • Pasien tidak merasakan apa pun selama prosedur berlangsung.
Kekurangan
  • Memerlukan pemantauan ketat terhadap fungsi vital.
  • Risiko efek samping seperti mual, pusing, kebingungan setelah bangun, atau gangguan pernapasan.

2. Anestesi Regional

Cara Kerja

Obat anestesi disuntikkan di sekitar saraf besar atau sumsum tulang belakang, memblokir rasa nyeri pada bagian tubuh tertentu, misalnya lengan, tungkai, atau area pinggang. Pasien tetap sadar, tetapi area yang diblok tidak merasakan nyeri.


Kelebihan

  • Pasien tetap sadar, namun area operasi benar-benar mati rasa.
  • Risiko efek samping sistemik lebih rendah dibanding anestesi umum.
Kekurangan
  • Dapat menyebabkan mati rasa berkepanjangan, kelemahan otot sementara, atau penurunan tekanan darah.
  • Tidak cocok untuk semua jenis operasi, terutama tindakan besar pada area yang luas.

3. Anestesi Lokal

Cara Kerja

Obat anestesi disuntikkan langsung ke area kecil tempat tindakan dilakukan, memblokir saraf lokal sehingga hanya area tersebut yang mati rasa. Pasien tetap sadar sepenuhnya.


Kelebihan

  • Tidak memengaruhi kesadaran; pasien tetap sadar dan responsif.
  • Risiko efek samping sangat rendah.
Kekurangan
  • Hanya efektif pada area kecil.
  • Tidak cocok untuk tindakan operasi yang besar, dalam, atau kompleks.

Kesimpulan

Setiap jenis anestesi memiliki fungsi, cara kerja, serta kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pemilihan jenis anestesi dilakukan berdasarkan jenis operasi, kondisi kesehatan pasien, dan hasil diskusi dengan dokter anestesi. Dengan pemilihan metode yang tepat, prosedur medis dapat berjalan lebih aman dan nyaman.