Info Rujukan


>> CARA MERUJUK <<

Ketersediaan Bed

NEW !!

urodinamik
ESWL

Alat Terapi non-Bedah

Alat Diagnosis

Penunjang Medis




Sakit Pinggang Karena Batu Ginjal PDF Cetak Email
Ditulis oleh Tim PKRS RSKB AN NUR Yogyakarta   


Pernah mengalami sakit pinggang yang berkepanjangan tanpa kita tahu apa penyebabnya?
Kondisi ini sering menyerang orang yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk duduk.
Tidak hanya itu, sakit pinggang juga dapat dipicu oleh batu ginjal.
Low back pain atau sakit pinggang adalah sakit pada punggung bagian bawah. Penderita sakit pinggang bisa mengalami rasa sakit yang hilang timbul maupun terus menerus, pada salah satu sisi pinggang atau keduanya.

Apakah benar sakit pinggang tanda penyakit ginjal?

Penyakit ginjal adalah kondisi yang dapat menimbulkan beberapa gejala. Sakit pinggang seringkali dikaitkan sebagai tanda atau gejala penyakit ginjal.Karena ginjal terletak di punggung dan di bawah tulang rusuk, memang agak sulit untuk mengetahui apakah rasa sakit yang kamu alami berasal dari punggung atau ginjal.
Nyeri dari ginjal dapat menyebabkan rasa sakit pada punggung bagian bawah, tepatnya di bawah tulang rusuk, atau bahkan di samping, yang lebih kita kenal sebagai pinggang. Ini memang merupakan salah satu tanda penyakit ginjal. Salah satu cara mudah mengenali ciri sakit pinggang karena ginjal yaitu rasa nyeri yang tidak akan hilang meski kita mengubah posisi.
Sakit pinggang biasa umumnya akan membaik dan berkurang ketika kita duduk atau berbaring. Selain itu, nyeri pinggang biasa umumnya akan berkurang rasa sakitnya jika dipijat. Sementara sakit pinggang karena ginjal justru akan semakin nyeri jika ditekan atau dipijat. Selain sakit pinggang, cara lain untuk mengenali penyakit ginjal yaitu dengan memerhatikan berbagai gejala lain yang muncul.

Ada beberapa ciri sakit pinggang tanda penyakit ginjal yang perlu  diperhatikan:

  • Nyeri pinggang terasa menjalar ke area perut bawah dan selangkangan
  • Nyeri hebat di pinggang, punggung, dan di bawah tulang iga.
  • Nyeri yang terasa dapat hilang dan muncul.
  • Nyeri saat buang air kecil.
  • Urine atau air kencing berwarna keruh dan berbau menyengat.
  • Urine yang keluar berwarna cokelat, merah muda, atau merah.
  • Mual dan muntah saat nyeri pinggang muncul.
  • Tangan terasa dingin dan wajah pucat.

Gejala Sakit Pinggang Akibat Batu Ginjal

  • Berat badan yang turun secara Drastis
  • Sakit pinggang terus menerus dan terasa nyeri jika dipijat
  • kencing lebih sering atau lebih jarang dari biasanya yang ditambah rasa sakit saat kencing
  • Demam dan menggigil
  • warna urine terlihat lebih keruh atau bahkan bercampur dengan darah serta berbau tak sedap
  • kehilangan nafsu makan, pusing atau sakit kepala, mual dan muntah.

Cara Mengatasi Sakit Pinggang Karena Batu Ginjal

  • Minum obat anti nyeri. Pemberian obat anti nyeri untuk menghilangkan nyeri pinggang karena batu ginjal, sangat efektif tapi bersifat sementara
  • Banyak minum air putih. Banyak minum air juga bisa mengeluarkan batu secara alami.
  • Banyak bergerak. sering menggerakan badan seperti meloncat-loncat dipercaya dapat mengeluarkan batu ginjal. Cara alami ini dapat dilakukan untuk mengeluarkan batu ginjal yang ukurannya kecil.
  • Operasi. Saat ukuran batu sudah cukup besar, terjadi infeksi, nyeri yang dirasakan sangat hebat, dan mengganggu fungsi ginjal, maka dokter akan menyarankan tindakan operasi

Tindakan Untuk Mengatasi Sakit Pinggang Karena Batu Ginjal

  • Extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL)
ESWL merupakan tindakan non-operasi, yang menggunakan gelombang untuk menciptakan gelombang kejut. Gelombang ditembakkan dari luar tubuh dan dapat memecah batu ginjal menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Nantinya serpihan batu akan keluar bersama dengan urine.

  • Ureteroskopi
Prosedur ini menggunakan alat bernama ureteroskop, berupa tabung tipis yang dilengkapi dengan kamera. Sama seperti nefrolitotomi perkutan, pada prosedur ini, pasien juga akan dibius dan tertidur selama proses berlangsung. Lalu dokter akan memasukan alat melalui saluran kencing hingga ke ureter. Dibutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk melakukan prosesnya. Kemudian prosedur dilanjutkan dengan menghancurkan batu ginjal.

  • PCNL (Percutaneous Nephrolithotomy)
Dilakukan untuk mengeluarkan batu ginjal berukuran lebih dari 2 cm. Teknik ini dinilai paling aman, singkat, efektif, serta memiliki tingkat luka minimum dan lebih cepat masa pemulihannya. Pada dasarnya menerapkan cara yang sama, yakni dengan memecahkan batu ginjal. Hanya saja kali ini memakai alat semacam stik logam yang dialiri energi elektrohidrolik atau gelombang ultrasonik.

  • Operasi Terbuka
Prosedur ini sudah jarang dilakukan, namun dokter mungkin saja merekomendasikan pilihan ini jika pasien mengalami kondisi tertentu, seperti:Adanya batu ginjal yang tersangkut di ureter pasien dan tidak bisa dihancurkan menggunakan laser atau beberapa pilihan lainnya, batu menghalangi aliran urine pasien, pasien mengalami infeksi atau perdarahan

Kapan Perlu Ke Dokter ????

  • Gejala yang telah disebutkan memang cukup umum. Akan tetapi, beberapa kasus memperlihatkan bahwa kondisi tersebut berhubungan dengan penyakit ginjal.
  • Apabila gejala tersebut dibiarkan, tentu dapat memperburuk kondisi ginjal mengingat fungsinya menurun secara bertahap. Sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter ketika Anda mengalami gejala yang telah disebutkan di atas.
  • Jangan biarkan gejala tersebut timbul, karena dapat memperburuk kondisi ginjal mengingat fungsinya menurun secara bertahap. Sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter ketika Anda mengalami gejala yang telah disebutkan di atas.

*Dirangkum dari berbagai sumber



 

Add comment


Security code
Refresh