Info Rujukan


>> CARA MERUJUK <<

Ketersediaan Bed

NEW !!

urodinamik
ESWL

Alat Terapi non-Bedah

Alat Diagnosis

Penunjang Medis




Radang Ginjal PDF Cetak Email
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 02 Juli 2020 08:55


Glomerulonefritis adalah salah satu jenis penyakit ginjal di mana terjadi peradangan pada glomerulus  (bagian dari ginjal yang berfungsi untuk menyaring darah) kedua ginjal.
Glomerulonefritis disebut akut bila peradangan telah berlangsung dalam hitungan minggu dan kronis bila peradangan telah berlangsung bulanan hingga tahunan
Glomerulonefritis muncul secara tiba-tiba dan gejalanya terbagi menjadi gejala umum dan khusus. Gejala umumnya adalah mual dan muntah, demam, tidak nafsu makan, diare, hipertensi (tekanan darah tinggi) dan nyeri pada punggung dan pinggang. Sedangkan gejala khusus yang khas glomerulonefritis adalah :

  •     Hematuria (adanya darah dalam air kemih
  •     Proteinuria (adanya protein dalam air kemih).
  •     Oliguria (air kencing sangat sedikit < 500ml/24 jam)
  •     Edema/bengkak tubuh. Awalnya dimulai dari bengkak pada kedua kelopak mata lalu muka dan nantinya menjadi seluruh tubuh akibat cairan yang menumpuk dalam tubuh yang tidak bisa dikeluarkan melalui air kemih.

Untuk memastikan apakah kita terkena glomerulonefritis adalah dengan biopsy renal dimana pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil sedikit jaringan ginjal melalui operasi lalu diperiksakan di bawah mikroskop, dan hasilnya dipastikan akurat. Pemeriksaan lain yang dapat digunakan untuk mendeteksi dini penyakit dan menyingkirkan penyakit lainnya adalah urinalisis (analisa air kemih).
Secara garis besar terapinya adalah :

  •     Istirahat total
  •     Makanan rendah garam dan protein serta pembatasan asupan cairan harian
  •     Antibiotic bila penyebabnya infeksi atau kortikosteroid bila penyebabnya kompleks imun dan terapi lainnya sesuai dengan penyebabnya.
  •     Obat diuretic untuk membuang cairan berlebih dalam tubuh
  •     Obat anti hipertensi
  •     Obat penurun panas

Glomerulonefritis bisa sembuh total, tetapi juga bisa berulang hingga menjadi glomerulonefritis kronis dan akhirnya menjadi gagal ginjal kronis yang menetap.
 

Add comment


Security code
Refresh