Info Rujukan



CARA MERUJUK

NEW !!

LSWT
urodinamik
ESWL

Alat Terapi non-Bedah

Alat Diagnosis

Penunjang Medis




PCNL RSKB AN NUR Yogyakarta PDF Cetak Email
Ditulis oleh Humas RSKB ANNUR Yogyakarta   
Jumat, 08 Desember 2017 13:34

Apa Itu PCNL ?

 PCNL adalah prosedur operasi untuk mengobati penyakit batu ginjal yang besar, berdiameter lebih dari 2 cm dan untuk batu yang kecil dapat dilakukan dengan ESWL . Operasi PCNL ini dilakukan melalui insisi 1 cm pada kulit yang melapisi ginjal. Sebagai prosedur dengan sayatan minimal, PCNL tidak begitu menyakitkan dibandingkan dengan bedah konvensional dan tidak meninggalkan sayatan yang mencolok. Pasien dapat sembuh lebih cepat, sehingga rawat inap lebih singkat dan bisa melanjutkan aktivitas normal dalam waktu kurang dari dua minggu.

Kenapa PCNL ?

Operasi PCNL memiliki keuntungan sebagai berikut :
Sebelumnya, batu ginjal besar dan rumit diobati dengan membuat sayatan besar pada kulit. Dengan teknik PCNL, batu ginjal kompleks dapat diobati dengan cara minimal invasif (pembedahan 1cm).
Dibandingkan dengan operasi terbuka konvensional, yang membutuhkan beberapa waktu untuk pemulihan total. Waktu pemulihan setelah perawatan PCNL, relatif lebih singkat. Pasien hanya perlu tinggal di rumah sakit selama 3-4 hari, tergantung kondisi fisik dan kondisinya.
Karena operasi PCNL menggunakan teknik dan prosedur perawatan canggih serta terkini, oleh karena itu tidak ada kerugian yang berarti. Pengobatannya modern, aman, dan paling efektif untuk mengobati batu ginjal ukuran besar.

Bagaimana PCNL Bekerja ?

Salah satu tindakan yang bisa dilakukan untuk mengobati penyakit batu ginjal adalah PCNL (Percutaneous Nephrolithotripsy) yang merupakan salah satu tindakan minimal invasif.
Luka operasi PCNL sangat minimal dikarenakan sayatan yang dibuat untuk masuknya alat PCNL hanya ± 1 sentimeter. Alat endoskopi yang digunakan, nantinya akan langsung masuk ke ginjal untuk dapat melakukan terapi langsung ke lokasi adanya batu ginjal. Batu ginjal yang berukuran lebih dari dua sentimeter dapat dengan mudah dihancurkan dan dikeluarkan dengan teknik PCNL.
Selama tindakan PCNL pasien dalam keadaan dibius dan pasca operasi pasien menjalani rawat inap dimana waktu rawatnya akan relatif lebih singkat dibanding dengan pasien batu ginjal yang diterapi dengan operasi bedah terbuka.

Komplikasi

PCNL memiliki risiko dan komplikasi yang rendah. Namun, prosedur semacam itu harus dilakukan oleh ahli urologi berpengalaman, yang telah menerima pelatihan khusus dan dibantu oleh perencanaan pra-operasi yang teliti. Komplikasi PCNL tertentu seperti pendarahan yang berlebihan yang memerlukan transfusi darah (akan tetapi dengan mini PCNL yang dimiliki RSKB AN NUR perdarahan dapat dikurangi), embolisasi, eksplorasi ginjal, infeksi,dan luka di organ sekitarnya seperti usus, limpa, paru-paru, dan hati, Jarang terjadi.

 

Add comment


Security code
Refresh