NEW !!

LSWT
urodinamik
ESWL

Alat Terapi non-Bedah

Alat Diagnosis

Penunjang Medis




Disfungsi Ereksi PDF Cetak Email
Ditulis oleh dr. Achmad Reza Arifin   
Senin, 10 Oktober 2016 11:09


Disfungsi Ereksi, disebut juga Impotensi adalah suatu keadaan dimana tidak dapat mempertahankan ereksi atau bahkan tidak bisa ereksi dalam hubungan seksual dengan pasangan
Disfungsi Ereksi merupakan kejadian yang sering dialami pasien lanjut usia. Diperkirakan separuh pria usia 40 sampai 70 th mengalami disfungsi ereksi.

Kapan harus Konsultasi ke Dokter

Periksakan ke Dokter jika anda mengalami Disfungsi Ereksi lebih dari beberapa minggu. Dokter akan melakukan pemeriksaan karena kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung atau gangguan penyempitan pembuluh darah.

Penyebab Disfungsi Ereksi

Disfungsi Ereksi disebabkan oleh banyak hal, bisa faktor fisik dan psikologis.
1. Faktor Fisik misalnya:
  • Gangguan aliran darah yang mengarah ke pembuluh darah di penis, sering disebabkan oleh karena penyakit Hipertensi, Kolesterol tinggi dan Diabetes.
  • Gangguan Hormonal
  • Karena pasca operasi atau cidera daerah pinggul
2. Faktor Psikologis:
  • Kecemasan
  • Depresi
  • Masalah keluarga

Terapi Disfungsi Ereksi

1. Jika ada gangguan penyakit jantung, Hipertensi, Diabetes maka perlu diterapi terlebih dahulu penyakit tersebut.
2. Linear Shock Wave Therapy yaitu semacam alat gelombang kejut pada kasus disfungsi ereksi
3. Terapi Farmakologis/obat obatan: Phosphodiesterase-5 inhibitors, Androgen, Intracavernosal Injeksi Vasodilators, Intraurethral prostaglandin
4. Terapi Bedah.
  • Operasi revaskularisasi pembuluh darah, jika pada pasien pasca trauma di daerah pelvis
  • Pemasangan Implan penis
5. Terapi konseling dan psikologis, terapi inilah yang paling banyak bermanfaat pada kasus disfungsi ereksi yang diakibatkan oleh faktor psikologis, dimana faktor inilah penyebab tersering dari kasus disfungsi ereksi
 

Add comment


Security code
Refresh