NEW !!

LSWT
urodinamik
ESWL

Alat Terapi non-Bedah

Alat Diagnosis

Penunjang Medis




Lokasi RSKB ANNUR

Batu Ginjal
Selasa, 29 Oktober 2013 07:00

 

 

BATU GINJAL

Penyakit yang diakibatkan oleh terbentuknya batu di dalam ginjal ini merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita di Indonesia. Usia penderitanya mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Di Indonesia sendiri dicurigai adanya fenomena gunung es dimana jumlah kasus yang tidak terdeteksi jauh lebih banyak daripada yang terdeteksi akibat kurangnya pengetahuan masyarakat dan jangkauan pelayanan kesehatan yang masih rendah.

Gejala penyakit batu ginjal sangat bervariasi, mulai dari tidak ada gejala sama sekali sampai dengan nyeri pinggang yang hebat disertai kencing berdarah. Pada banyak kasus bahkan berupa gejala “silent stone” yaitu adanya batu ginjal tidak dirasakan sama sekali oleh penderitanya dan terdeteksi secara tidak sengaja pada saat cek kesehatan rutin.

Penyebab terbentuknya batu ginjal juga sangat bervariasi antara lain asupan makanan yang mengandung asam urat (purin) dalam jumlah besar seperti jeroan, emping, ikan dan daging. Di beberapa daerah di Indonesia yang air minum nya berkadar kapur tinggi juga dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal.

Kecenderungan yang terjadi dengan meningkatnya jumlah pekerja yang sebagian besar aktifitasnya berada di meja kerja mengakibatkan kurang minum dan kurang mobilitas sehingga aliran kencing menjadi statis dan mudah terbentuk endapan batu.

Batu ginjal apabila tidak diatasi maka dapat menyebabkan sumbatan pada saluran kencing yang mengakibatkan pembengkakan pada ginjal dan akhirnya menyebabkan kerusakan pada sel-sel ginjal tersebut. Rusaknya ginjal mengakibatkan racun yang secara alami dihasilkan tubuh tidak dapat dikeluarkan sehingga terjadi penumpukan racun di dalam tubuh. Kondisi inilah yang kita kenal dengan penyakit gagal ginjal. Penderita gagal ginjal tidak dapat mengeluarkan racun dari dalam tubuhnya sendiri sehingga membutuhkan alat cuci darah secara rutin dua – tiga kali atau lebih dalam seminggu. Kondisi ini sangat menyita waktu dan dana yang tidak sedikit.

Saat ini terapi untuk mengatasi batu ginjal dilakukan dengan operasi, baik invasive (operasi terbuka dengan sayatan di kulit), minimal invasive (operasi dengan sayatan kecil di kulit) maupun non invasive (tanpa luka sayatan di kulit).

Hasil penelitian menyebutkan bahwa batu ginjal mempunyai kecenderungan untuk kambuh sehingga terapi non invasive yang tidak menimbulkan luka sangat menguntungkan karena dapat menjaga keutuhan organ-organ tubuh dan terhindar dari komplikasi akibat operasi terbuka seperti nyeri dan infeksi.

Saat ini terapi non invasive untuk batu ginjal dilakukan dengan menggunakan gelombang suara yang dihasilkan oleh mesin Extracorporeal Shock Wave Lithotriptor (ESWL). Dengan alat ini, pasien bahkan tidak perlu mondok di rumah sakit, cukup datang ke rumah sakit yang memiliki ESWL, dikerjakan selama 1 – 2 jam dan bisa langsung pulang.

 

Tentang Rumah Sakit Khusus Bedah ANNUR Yogyakarta
RSKB ANNUR
Yogyakarta Pusat Pelayanan Urologi (ginjal, saluran kencing, disfungsi seksual dan infertilitas) melayani masalah: Gagal Ginjal, Batu Ginjal, Batu Ureter, Batu Kandung Kencing, Batu Uretra, Prostat, Ejakulasi Dini, Impotensi, Disfungsi Ereksi, Lama Tak Memiliki Keturunan, Phymosis, Hipospadia, Tumor saluran kencing dll
RSKB ANNUR
Yogyakarta memiliki alat-alat canggih tanpa bedah yaitu: ESWL (pecah batu ginjal, tanpa bedah, tanpa rawat inap, tanpa bius), URS (Tembak Batu Ureter tanpa bedah), TURP (Solusi prostat tanpa bedah), dan Sachse (Solusi penyempitan saluran kencing), RENOGRAF (alat deteksi fungsi ginjal), HEMODIALISA (cuci darah), URODINAMIK (alat diagnostik penyebab NGOMPOL) serta alat yang baru pertama kali ada di Indonesia LSWT (alat terapi Disfungsi Ereksi) .
RSKB ANNUR Yogyakarta
Alamat: Jl. Colombo 14-16 Yogyakarta, Telp 0274-585848, Hotline 0811 251 6006

 

Add comment


Security code
Refresh